Lewati navigasi

Arsip Tag: Hylobates

Struktur nyanyian Siamang

Struktur Nyanyian dari Siamang Pileated (Hylobates pileatus) telah dipelajari dalam delapan penempatan di Kamboja bagian barat daya.
Suara Jantan Dan Wanita  telah direkam setipa hari antara jam 07:00 dan 13:00 selama lima hari berturut-turut. Hasil menunjukkan aktivitas pemanggilan puncak itu terjadi di sekitar 10:00, dengan sedikit variasi antara lokasi yang berbeda. nyanyian betina secara khas dibuat atas untuk kira-kira tujuh hingga delapan panggilan besar ( rata-rata= 7.63 ± 2.36), masing-masing rata-rata 13.25 ± 6.09 detik.
suara jantan yang relatif stabil pada 11.55 ± 3.82 detik dan secara positif berhubungan dengan jangka waktu nyanyian wanita, sedangkan suara panggilan jantan nyanyian tunggal lebih pendek, 10.66 ± 9.16 dan tidak berhubungan dengan nyanyian wanita. Banyaknya panggilan besar mengutarakan, urutan, dan jangka waktu dinyanyian wanita memvariasi dengan mantap antar individu dari tempat berbeda.

Penjelasan detailnya lihat di versi PDF-nya…

PC21.hylobates.pileatus

Siamang

Sympalangus syndactylus

Famili: Hylobatidae

Ciri-ciri

Siamang merupakan spesies yang terbesar di dalam famili Hylobatidae. Berat badan yang jantan adalah di antara 10 hingga 13 kilogram. Sementara berat yang betina adalah di antara 9 hingga 11 kilogram. Keseluruhan badan spesies ini berwarna hitam serta mempunyai kantong suara di bagian lehernya.

Sebaran

Siamang tersebar di Semenanjung Malaysia dan Sumatera. Di Semenanjung Malaysia sebarannya terdapat di kawasan tengah dan utara.

Habitat

Ia biasanya mendiami kawasan hutan tanah pamah dan juga hutan bukit tetapi biasanya bisa dijumpai di hutan primer.

Perilaku

Siamang biasanya hidup di dalam satu keluarga yang terdiri dari 2 Hingga 3 ekor anak dan diketuai oleh yang jantan. Siamang jantan dewasa lebih gemar bergerak bersendirian. Bunyi yang dikeluarkan oleh spesies ini dapat didengar sehingga melebihi satu kilometer. Bunyi yang dikeluarkan tempat menunjukkan kawasan ini dikuasai oleh satu kumpulan Siamang, dan Siamang dari kelompok yang lain akan dikawal jika memasuki kawasan tersebut. Siamang adalah spesies yang bersifat “territorial”. Makanan utama spesies ini adalah buah-buahan, daun-daun, pucuk-pucuk, mamalia kecil, burung dan telur burung. Selain itu siamang hidup secara monogamus (setia pada pasangannya), sebagian besar masa hidupnya dihabiskan di tajuk pohon (arboreal) dan bergerak dengan bergayutan dari cabang ke cabang lainnya (brankiasi).

Status

Akta 76/72 : Diperlindungi sepenuhnya

CITES : Appendik I



 

http://forestcreator.files.wordpress.com/2009/10/density-and-biomass-estimates-of-gibbons-in-bornean-rainforest-a-comparison-of-techniques.pdf

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.