Skip navigation

Hutan Indonesia dan Masalah Ilegalitas

Berbagai bentuk ilegalitas

oleh
Luca Tacconi
Krystof Obidzinski
Ferdinandus Agung

Istilah ‘illegal logging’ sering digunakan untuk merujuk pada berbagai kegiatan ilegal
yang berpengaruh terhadap hutan dan masyarakat yang tergantung padanya. Oleh
karena itu sangat penting untuk mempertimbangkan arti dari konsep ini.
Terdapat beberapa definisi tentang kegiatan hutan ilegal dan penebangan liar.
Definisi yang jelas, praktis dan dapat diterima mengenai legalitas diperlukan untuk
setiap negara sebagai dasar instrumen pasar, seperti verifikasi legalitas, dan untuk
penegakan hukum. Ada banyak tantangan dalam mengembangkan definisi tentang
legalitas, seperti menarik benang merah antara pelanggaran berat dan kecil serta
konflik antara hukum adat dan hukum formal (Dykstra et al. 2002). Di sini, kami
memberikan ringkasan tentang apa saja yang menyusun suatu kegiatan kehutanan
yang ilegal. Kami tidak bermaksud memberikan definisi yang spesifik. Aliansi ini,
sebagaimana yang dibahas di bagian selanjutnya pada laporan ini, sedang menyusun
definisi tentang legalitas untuk Indonesia.
Kegiatan hutan ilegal meliputi semua tindakan ilegal yang berhubungan dengan
ekosistem hutan, demikian juga industri yang berhubungan dengan hutan dan hasil
hutan kayu serta non-kayu. Kegiatan itu meliputi tindakan yang melanggar hak-hak
atas lahan hutan, melakukan korupsi untuk mendapatkan konsesi hutan, dan semua
kegiatan pada seluruh tahap pengelolaan hutan dan rantai produksi barang dari hutan,
dari tahap penanaman hingga penebangan dan pengangkutan bahan baku serta bahan
jadi hingga pengelolaan keuangan (Tacconi et al. 2003).
Pelanggaran hak-hak masyarakat adat, kepercayaan publik dan hak kepemilikan
publik atau pribadi dapat melibatkan tindakan-tindakan menentang hukum konstitusi,
sipil, kriminal atau administratif. Pelanggaran peraturan tentang pengelolaan hutan
pada lahan hutan publik atau hutan milik, merupakan tindakan menentang peraturan
dan perundangan kehutanan. Hal ini merupakan kategori yang meliputi sebagian besar
tindakan yang layak disebut sebagai ‘illegal logging/penebangan liar’.
Pelanggaran atas peraturan tentang pengangkutan dan perdagangan meliputi
tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan perundangan di bidang kehutanan, namun
pelanggaran ini mungkin terkait dengan produk hutan yang dipanen secara legal atau
ilegal. Kategori ini dirujuk sebagai ‘perdagangan ilegal produk hutan’. Kegiatan
pengolahan kayu dapat diatur oleh peraturan tentang industri dan perdagangan
dan juga kehutanan. Dalam kategori ini, penggunaan log secara ilegal merupakan
pelanggaran yang secara langsung berhubungan dengan penebangan liar.

source:
The Nature Conservancy (TNC); dan World Wide Fund for Nature (WWF)
Didukung oleh United States Agency for International Development (U

nah tu pengantar yang dikutip dari versi PDF nya…
kalo tertarik silakan download….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: